Tanpa Disadari Doomscrolling Bisa Ganggu Kesehatan Mental – Di era digital seperti sekarang, informasi dapat diakses hanya dalam hitungan detik. Media sosial, portal berita, hingga aplikasi percakapan membuat masyarakat terus terhubung dengan berbagai kabar terbaru. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul kebiasaan yang dikenal dengan istilah doomscrolling. Kebiasaan ini merujuk pada aktivitas terus-menerus melihat spaceman berita negatif atau informasi buruk tanpa henti, terutama melalui ponsel.
Tanpa disadari, doomscrolling dapat memberikan dampak serius bagi kesehatan mental maupun fisik. Banyak orang merasa sulit berhenti membaca berita tentang bencana, konflik, krisis ekonomi, atau isu menakutkan lainnya meski informasi tersebut justru membuat cemas dan stres.
Apa Itu Doomscrolling?
Doomscrolling adalah kebiasaan menggulir layar (scrolling) secara terus-menerus untuk mencari atau membaca berita negatif. Fenomena ini semakin meningkat sejak pandemi, ketika banyak orang menghabiskan waktu lebih lama di internet untuk mencari informasi terbaru.
Otak manusia secara alami lebih peka terhadap ancaman dan berita buruk. Karena itulah, konten negatif sering kali lebih menarik perhatian situs slot depo 10k dibandingkan kabar positif. Akibatnya, seseorang bisa terus membaca berita yang memicu rasa takut, khawatir, atau panik tanpa sadar telah menghabiskan banyak waktu.
Meski awalnya bertujuan untuk mencari informasi, doomscrolling justru dapat membuat seseorang merasa kewalahan secara emosional.
Dampak Doomscrolling terhadap Kesehatan Mental
Salah satu dampak paling nyata dari doomscrolling adalah meningkatnya stres dan kecemasan. Saat otak terus menerima informasi negatif, tubuh akan menganggap situasi tersebut sebagai ancaman nyata. Hal ini memicu produksi hormon stres seperti kortisol secara berlebihan.
Akibatnya, seseorang bisa mengalami:
- Perasaan cemas berlebihan
- Sulit fokus dan berkonsentrasi
- Mood yang mudah berubah
- Gangguan tidur atau insomnia
- Rasa takut yang terus muncul
Selain itu, paparan berita negatif secara terus-menerus juga dapat meningkatkan risiko depresi. Seseorang menjadi lebih pesimistis terhadap kehidupan dan merasa dunia dipenuhi hal-hal buruk.
Bagi sebagian orang, doomscrolling bahkan dapat memicu kelelahan mental atau mental exhaustion. Mereka merasa lelah secara emosional karena terlalu banyak menerima informasi yang menekan psikologis.
Pengaruh terhadap Kesehatan Fisik
Tidak hanya kesehatan mental, doomscrolling juga berdampak pada kondisi fisik. Saat tubuh mengalami stres berkepanjangan, sistem imun dapat menurun sehingga tubuh lebih rentan terserang penyakit.
Beberapa gangguan fisik yang sering muncul akibat doomscrolling antara lain:
- Sakit kepala
- Ketegangan otot
- Jantung berdebar
- Tekanan darah meningkat
- Gangguan pola tidur
Kurang tidur akibat terlalu lama menatap layar juga dapat memengaruhi produktivitas sehari-hari. Tubuh menjadi mudah lelah dan energi menurun.
Selain itu, penggunaan gadget berlebihan saat membaca berita negatif dapat menyebabkan mata tegang dan menurunkan kualitas interaksi sosial di dunia nyata.
Cara Mengurangi Kebiasaan Doomscrolling
Mengurangi doomscrolling bukan berarti menghindari informasi sepenuhnya, melainkan membatasi konsumsi berita agar tetap sehat secara mental. Salah satu cara paling efektif adalah menetapkan waktu khusus untuk membaca berita.
Batasi penggunaan media sosial, terutama sebelum tidur. Hindari membaca berita yang memicu kecemasan pada malam hari karena dapat mengganggu kualitas istirahat.
Pilih sumber informasi yang terpercaya dan hindari terus-menerus melihat komentar atau konten provokatif. Mengikuti akun media sosial yang menyebarkan konten positif juga dapat membantu menjaga suasana hati tetap baik.
Selain itu, alihkan perhatian dengan aktivitas yang lebih sehat seperti olahraga, membaca buku, berjalan santai, atau berbicara dengan keluarga dan teman.
Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital
Kemajuan teknologi memang memberikan banyak manfaat, tetapi penggunaan internet yang tidak terkontrol dapat memengaruhi kesehatan. Doomscrolling menjadi pengingat bahwa terlalu banyak mengonsumsi berita negatif dapat berdampak serius pada pikiran dan tubuh.